Showing posts with label muslim. Show all posts
Showing posts with label muslim. Show all posts

17 August 2017

Bimbingan Islam Adab Menjenguk Orang Sakit dari Sisi Syariat dan Medis

Di dalam Islam, menjenguk saudara sesama muslim yang sakit merupakan amal yang sangat utama. Berikut ini beberapa adab yang perlu kita terapkan saat menjenguk saudara yang sedang sakit, baik di rumah maupun di rumah sakit.
  1. Ikhlaskan Niat untuk Mencari Ridha Allah Ta’ala­­
Menjenguk saudara muslim yang sakit adalah amal berpahala besar. Namun amal hanya diterima oleh Allah Ta’ala jika dilakukan secara ikhlas. Oleh karena itu, saat menjenguk orang sakit kita harus hadirkan niat yang ikhlas untuk mencari ridha Allah.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.
“Apabila seseorang menjenguk saudaranya muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

  1. Perhatikan Waktu Kunjungan
Rumah sakit biasanya telah menetapkan jam bezuk pasien. Pembatasan waktu bezuk diperlukan karena pada jam-jam tertentu pasien harus mendapatkan perawatan. Selain itu, pembatasan waktu bezuk bermanfaat untuk memberi waktu beristirahat bagi pasien.
Selain jam bezuk rumah sakit, pemilihan waktu bezuk juga harus memperhatikan kondisi pasien. Sebagai contoh, ibu yang baru saja melahirkan biasanya membutuhkan istirahat total pada sekitar 24 jam setelah melahirkan. Demikian karena proses kelahiran dapat berlangsung berjam-jam dengan keadaan yang sangat melelahkan.

  1. Perhatikan Instruksi Petugas Rumah Sakit
Rumah sakit terkadang menerapkan aturan khusus pada pasien dengan kondisi khusus. Ada aturan dimana pembezuk harus mengenakan masker, aturan pembatasan jumlah pembezuk, dan lainnya. Pada dasarnya aturan semacam ini dibuat untuk menjaga keselamatan pasien dan pembezuk.

  1. Saat Laki-laki Menjenguk Wanita dan Sebaliknya
Pada dasarnya seorang laki-laki boleh menjenguk wanita yang sakit dan sebaliknya, meskipun bukan mahram. Akan tetapi, adab pergaulan secara umum seperti menghindari ikhtilat, khalwat, dan pandangan yang haram tetap wajib dijaga.
Hadits di bawah ini menunjukkan bahwa Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah menjenguk Bilal radhiyallahu ‘anhu yang sedang sakit, padahal keduanya bukan mahram.
Bukhari juga meriwayatkan hadits Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata, “Ketika Rasulullah shallaallahu’alaihi wa sallam sampai di Madinah, Abu Bakar dan Bilal menderita sakit. Lalu Aisyah menjenguk mereka berdua. Aku bertanya; “Wahai ayahku, bagaimana keadaanmu? Dan engkau Bilal, bagaimana keadaanmu?” Aisyah melanjutkan; Dan setiap kali Abu Bakar menderita sakit panas, maka dia akan berkata; “Setiap orang bertanggung jawab terhadap keluarganya dan kematian itu lebih dekat dari pada tali sandalnya.” Sedangkan jika Bilal menderita sakit demam, dia akan berkata; “Alangkah baiknya syairku, apakah aku harus bermalam di suatu lembah sementara di sampingku terdapat orang-orang yang membanggakan lagi mulia. Apakah suatu hari mereka akan menginginkan airnya yang melimpah. Apakah sudah tampak olehku gunung Syamah dan Thafil?” Aisyah berkata; Kemudian aku mendatangi Rasulullah shallaallahu’alaihi wa sallam dan mengabarkan keadaan mereka kepada beliau. Lalu beliau berdo’a: Ya Allah, jadikanlah kecintaan kami kepada Madinah seperti kecintaan kami kepada Mekkah atau lebih. Ya Allah, perbaikilah ia, Berkahilah kami pada takaran mudnya dan sha’nya dan pindahkanlah wabah penyakitnya ke Juhfah.” (HR. Bukhari no. 5222).

  1. Memilih ‘Buah Tangan’ untuk Saudara yang Sakit
Tentu kita ingin buah tangan yang kita bawa bermanfaat bagi saudara kita. Namun, terkadang di rumah sakit dijumpai buah-buahan dari para pembezuk yang menumpuk dan kurang termanfaatkan. Maka dalam memilih buah tangan untuk saudara kita, kita perlu pertimbangkan apa yang dia butuhkan. Apakah dia membutuhkan makanan untuk dirinya, makanan untuk penunggunya, atau justru bantuan finansial yang ia butuhkan.

  1. Hiburlah Saudara yang Sakit
Cara memberikan hiburan kepada saudara yang sakit perlu disesuaikan dengan sifatnya dan kondisi jiwanya. Kita bisa secara lugas mengatakan, “yang sabar ya…” Namun bisa jadi kalimat lugas semacam itu justru menyinggungnya karena ia merasa sudah bersabar. Maka kalimat hiburan kita perlu disesuaikan dengan kondisi kejiwaan dan watak saudara kita tersebut. Di antara kalimat penghibur terbaik ialah yang diajarkan oleh Nabi
لا بَأْسَ طَهُورٌ إنْ شَاءَ اللهُ
“Tidak apa-apa. (Sakit ini) sebagai penghapus dosa, insyaAllah.” (HR. Bukhari dalam Fathul Baari no 10/118)

  1. Berucap yang Baik dan Doakan Saudara yang Sakit
Mendoakan orang sakit adalah amalan mulia. Berikut ini beberapa hadits mengenai mendoakan orang sakit.
Dalam Shahih Muslim dari Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anha beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا حَضَرْتُمُ الْمَرِيْضَ أَوِ الْمَيِّتَ فَقُوْلُوْا خَيْراً فَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ يُؤَمِّنُوْنَ عَلَى مَا تَقُوْلُوْنَ،
“Apabila kalian mendatangi orang sakit atau orang yang meninggal dunia, hendaklah kalian mengucapkan kata-kata yang baik (mendoakannya), karena sungguh malaikat akan mengamini doa yang kalian ucapkan.” (H.R Muslim)
  1. Jaga Privasi Saudara yang Sakit
Privasi tetap harus kita hormati, baik saat menjenguk maupun sepulang dari menjenguk orang sakit. Sebagai contoh, saat menjenguk sebaiknya kita tidak menanyakan hal-hal detail yang ‘memaksa’ si sakit menjawab padahal dia merasa malu atau tidak suka menjawabnya. Sepulang dari menjenguk, hendaknya kita menahan diri dari bercerita yang tidak perlu berkaitan dengan kondisi si sakit, terlebih mengenai hal-hal yang sensitif. Contoh riil misalnya pembezuk bercerita kepada orang lain tentang (maaf) bau tidak sedap pada pasien dengan ulkus di kaki. Perkataan seperti ini dapat tergolong sebagai ghibah yang merupakan dosa besar.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Tahukah kamu apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.” Beliau bersabda, “Engkau menceritakan sesuatu tentang saudaramu, apa yang tidak dia sukai.” Ada yang bertanya, “Bagaimana jika yang kuceritakan memang ada pada saudaraku tersebut?” Beliau menjawab, “Jika yang kau ceritakan tadi memang ada pada saudaramu, itulah ghibah. Namun jika ceritamu tidak sesuai dengan keadaan dirinya, berarti kau membuat kedustaan baginya.” (HR. Muslim no. 4796).

sumber : kesehatan muslim by:

JENIUSNYA RASULULLAH tentang KESEHATAN



*"Sembuhkan sakit hatimu, maka akan sembuh seluruh tubuhmu"*

Ada orang yang punya sakit hati yang benar-benar kronis...
Benci banget ?
Dendam banget ?
Nggak suka banget ?
Sedih Banget ?
Kecewa banget ?

Semua itu dianggap serius, sampai sakitnya berdampak pada tubuh...
Begitu muncul dalam bentuk penyakit kanker, diabetes, sakit jantung, baru diatasi....

Dan yang diatasi pun hanya dipermukaannya saja...

Diatasi dengan operasi, obat Herbal.. bertahun-tahun bahkan seumur hidup, kemo, radiasi. Semua yang membuat sel-sel tubuh luluh lantak.

Tapi akar masalahnya, tidak diatasi..

Akar masalahnya adalah, hati yang sakit dan semakin rusak...
Kemudian merusak seluruh jaringan tubuh....

Darah tetap dibiarkan asam.
Kondisi tubuh asam.
Pikiran tetap stress, jiwa tak tenang.
Dendam masih banyak.
Kecewa masih berlanjut.
Perasaan masih ga enak.
Benci masih kuat.

_SECARA TIDAK LANGSUNG, KITA MEMBUNUH DIRI SENDIRI_

Serius?

Ingat Rasulullah Shallallahu 'alayhi wassalam.. pernah berkata :

"Ada segumpal daging yang jika ia baik, maka seluruh tubuh akan baik. Dan kalau ia buruk maka seluruh tubuh akan buruk."

Itulah *"H A T I"*

Seharus ia selalu ada dalam kondisi indah dan baik.
Selalu ikhlas, menerima ketentuan Allah, bersyukur, tulus berbagi, dan bahagia bersama...

Seperti anak yang selalu bahagia dan tertawa, Seperti itulah kondisi hati kita seharusnya.

Pada saat kita sudah tak lagi seperti itu, itulah saat penyakit muncul. Dan deteksi dini harus dilakukan.

Akar permasalahan harus diatasi.
Hati perlu terus dicuci...dan di bersihkan.

_*Tanda hati bersih dan suci adalah :*_

-. Selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain..
-. Selalu semangat berbagi tanpa pamrih..
-. Selalu Ridha dengan segala ketentuan yang Allah berikan untuk kita..

_Termasuk saat kita dimusuhin ?_ _Dibenci ?_

_*Gak apa...Berarti Dosa kita, jadi ada yang tanggung*_

_Di dzalimi?_

_*Wah, ini dia saatnya doa-doa kita tak ada batasnya dengan Sang Pemberi, Pengasih Penyayang...*_
_*Allah Arrahmaan Arrahiim...*_

Hati akan selalu bahagia atas kebahagiaan orang lain, gembira, apapun yang terjadi, siapapun itu.

Termasuk bahagia bagi mereka yang konon kata orang merugikan kita, tapi kita tidak perlu merasa rugi, Karena semua ada hikmahnya...

*PASTIKAN ITU*

Kalau hati terasa tidak baik, dengan tanda2 :
ada rasa sedih, kecewa, benci, dendam, segera action...

_Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:_

*1. Ikhlas*

Tarik nafas, buang nafas.
Setiap nafas adalah nafas baru, harapan baru.

Jangan pusing dengan yang lalu dan jangan khawatir dengan yang belum terjadi.

*2. Terima dan hargai*

Allah Maha Besar dan Maha Tahu, Allah tahu yang terbaik buat kita, semua pasti baik dan bermanfaat.

*3. Bersyukur dibalik bencana jadi karunia*

Bertanyalah: “Kenapa ya kira-kira Allah – Yang Maha Kasih dan sangat mengasihiku, memberikan sesuatu yang tidak kusukai dan tidak sesuai dengan harapanku ini?

Kira-kira apa kebaikan di baliknya?

Ada pelajaran...
Rubah Mindset-nya husnudzon, berbaik sangkalah sama Allah.

*4. Berbagi tanpa pamrih*

Apapun hikmah yang ada, pasti bisa dibagi.

Pasti ada pengalaman baru, kesadaran baru, yang bisa diberikan pada yang lain.

Bagilah senyum pada semua.
maafkan semua orang...

Do'akan semua orang yang pernah singgah di hati kita.

Apa do'a yang harus di panjatkan untuk diri sendiri dan orang yang terkait?

Apa kira-kira yang kita bisa lakukan dengan lebih baik lagi, untuk hanya mengharap Ridha Allah semata.

*5. *Bahagia saat orang lain bahagia*

Termasuk orang yang awalnya tidak Kita sukai....
Kita benci....
Kita anggap merugikan...
Kita anggap mengecewakan..

Apalagi terhadap orang2 yang berjasa kepada kita..
Muliakan mereka sebagai wujud rasa syukur kepada Allah...
Kita jadi tegar seperti sekarang...
Ada jasa terbaik mereka di hati kita...

Muliakan saudara kita yang pernah menolong kita.. meskipun si penolong membuat kecewa...dan kecewa.. maafkan kekecewaaannya..
mulyakan jasanya..
Allah-lah yang akan membalas segala keikhlasan..

Ketika  Penyakit hati pelan-pelan sembuh... Maka Begitu juga penyakit tubuh akan hilang dan sembuh.

Ayo berusaha selalu jaga kesehatan hati mulai detik ini.
ingat
jgn suka su uzon dgn bawahan  dgn teman dgn saudara

Semoga tidak ada lagi rasa benci atau kecewa di hati kita..

Awali hari dengan Bismillah... dan akhiri hari dengan Alhamdulillaah...

Semoga Allah Ridha dengan niat kita untuk selalu Membersihkan Hati...

بارك فيكم

#Qolbun Salim#

15 August 2017

Karomah Sahabat-Sahabat Rasulullah Saw [Muslim Wajib Tahu]

*Karomah Abu Bakar Ash-Sidiq R.a Yang Mengetahui Kematiannya*

‘Aisyah bercerita, ‘Ayahku (Abu Bakar Ash-Shiddiq) memberiku 20 wasaq kurma (1 wasaq = 60 gantang) dari hasil kebunnya di hutan. Menjelang wafat, beliau berwasiat, `Demi Allah, wahai putriku, tidak ada seorang pun yang lebih aku cintai ketika aku kaya selain engkau, dan lebih aku muliakan ketika miskin selain engkau. Aku hanya bisa mewariskan 20 wasaq kurma, dan jika lebih, itu menjadi milikmu. Namun, pada hari ini, itu adalah harta warisan untuk dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuanmu, maka bagilah sesuai aturan Al-Qur’an.’
Lalu aku berkata, “Ayah, demi Allah, beberapa pun jumlah harta itu, aku akan memberikannya untuk Asma’, dan untuk siapa lagi ya?’”
Abu Bakar menjawab, `Untuk anak perempuan yang akan lahir.”‘ (Hadis shahih dari `Urwah bin Zubair)

Menurut Al Taj al-Subki, kisah di atas menjelaskan bahwa Abu Bakar Ash Shidiq R.a. memiliki dua karomah.
Pertama, mengetahui hari kematiannya ketika sakit, seperti diungkapkan dalam perkataannya, “Pada hari ini, itu adalah harta warisan.”

Kedua, mengetahui bahwa anaknya yang akan lahir adalah perempuan. Abu Bakar mengungkapkan rahasia tersebut untuk meminta kebaikan hari Aisyah agar memberikan apa yang telah diwariskan kepadanya kepada saudara-saudaranya, memberitahukan kepadanya tentang ketentuan-ketentuan ukuran yang tepat, memberitahukan bahwa harta tersebut adalah harta warisan dan bahwa ia memiliki dua saudara perempuan dan dua saudara laki-laki.

Indikasi yang menunjukkan bahwa Abu Bakar meminta kebaikan hati ‘Aisyah adalah ucapannya yang menyatakan bahwa tidak ada seorang pun yang ia cintai ketika ia kaya selain `Aisyah (puterinya). Adapun ucapannya yang menyatakan bahwa warisan itu untuk dua saudara laki-laki dan dua saudara perempuanmu menunjukkan bahwa mereka bukan orang asing atau kerabat jauh.

Ketika menafsirkan surah Al-Kahfi, Fakhrurrazi sedikit mengungkapkan karamah para sahabat, di antaranya karamah Abu Bakar R.a. Ketika jenazah Abu Abu Bakar dibawa menuju pintu makam Nabi Saw, jenazahnya mengucapkan “Assalamu ‘alaika yaa Rasulullah, Ini aku Abu Bakar telah sampai di pintumu.”
Mendadak pintu makam Nabi terbuka dan terdengar suara tanpa rupa dari makam, “Masuklah wahai kekasihku ( Abu Bakar )”

*Karomah Abu Bakar R.a, Makanan Jadi Lebih Banyak*

Kisah ini diceritakan oleh ‘Abdurrahman bin Abu Bakar Ash Shidiq R.a, bahwa ayahnya datang bersama tiga orang tamu hendak pergi makan malam dengan Nabi Muhammad Saw. Kemudian mereka datang setelah lewat malam.

Isteri Abu Bakar bertanya, “Apa yang bisa kau suguhkan untuk tamumu?”

Abu Bakar balik bertanya, “Apa yang kau miliki untuk menjamu makan malam mereka?”

Sang isteri menjawab, ‘Aku telah bersiap-siap menunggu engkau datang.”

Abu Bakar berkata, “Demi Allah, aku tidak akan bisa menjamu mereka selamanya.”

Abu Bakar mempersilakan para tamunya makan. Salah seorang tamunya berujar, “Demi Allah, setiap kami mengambil sesuap makanan, makanan itu menjadi bertambah banyak. Kami merasa kenyang, tetapi makanan itu malah menjadi lebih banyak dari sebelumnya.”

Abu Bakar melihat makanan itu tetap seperti semula, bahkan jadi lebih banyak, lalu dia bertanya kepada istrinya, “Hai ukhti Bani Firas, apa yang terjadi?”

Sang isteri menjawab, “Mataku tidak salah melihat, makanan ini menjadi tiga kali lebih banyak dari sebelumnya.”

Abu Bakar menyantap makanan itu, lalu berkata, “Ini pasti ulah setan.”

Akhirnya Abu Bakar membawa makanan itu kepada Rasulullah Saw dan meletakkannya di hadapan beliau. Pada waktu itu, sedang ada pertemuan antara katun muslimin dan satu kaum. Mereka dibagi menjadi 12 kelompok, hanya Allah Yang Maha Tahu berapa jumlah keseluruhan hadirin. Beliau menyuruh mereka menikmati makanan itu, dan mereka semua menikmati makanan yang dibawa Abu Bakar. (HR Bukhari dan Muslim)

*Karomah Amirul Mukminin Umar bin Khattab R.a*

Umar bin Khattab adalah sahabat Rasul yang diberi karomah dapat berbicara dengan Tuhan. Rasulullah Saw bersabda, “Sungguh pada umat terdahulu terdapat Muhaddatsun, yakni orang-orang yang berbicara dengan Tuhan. Jika salah seorang mereka ada pada umatku, maka tentu Umar bin al-Khattab”.

Allah Swt telah memberikan al-firasah kepada al-muhaddats (seorang Wali mitra dialog Allah Swt) karena hijab di antara Wali dengan Allah Swt sudah terangkat, Firasat seperti inilah yang dialami oleh Umar bin Khattab ketika beliau berdasar ilham berbicara dimimbar di madinah (sedang ceramah di masjid nabawi), memberikan perintah kepada Sariyah ibn Zunaym, panglima tentaranya (yang pada saat itu sedang berperang dan tentaranya kocar-kacir terkepung pasukan kafir di Irak/persia).

Umar bin Khattab berkata (berteriak) : “Wahai Sariyah ibn Zunaym, di atas bukit! di atas bukit!”.

Para tentara (muslimin) yang sedang berperang di Irak itu mendengar perintah Umar bin Khattab, padahal mereka berada di tempat yang sangat jauh dalam jarak perjalanan satu bulan dari madinah.

Mereka (pasukan muslimin) kemudian menuju ke atas bukit itu dan memperoleh kemenangan atas musuh, berkat pertolongan Allah Swt melalui perintah Umar bin Khattab R.a tersebut” (Apakah Wali itu ada?)

*Karomah Anas bin Malik R.a dan Umar bin Khottob R.a*

Sosok Anas bin Malik R.a sangatlah sederhana. Anas bin Malik sebagai seorang sahabat banyak sekali memiliki kekurangan. Anas adalah orang yang tidak memiliki keahlian, apalagi dalam hal berperang serta dikenal kurang pintar. Namun Umar bin Khattab malah memberikan Anas kepercayaan untuk selalu mendampinginya dalam melakukan perjalanan mensyiarkan syariat islam.

Dibalik kekurangannya itu, Anas ternyata seorang yang taat dalam beribadah. Selain itu kebaikan hati yang ia miliki menjadikan Umar bin Khattab semakin mempercayainya. Suatu hari Umar mengajak Anas untuk mendampinginya melakukan perjalanan menuju suatu daerah. “Anas bin Malik, maukah kau menemaniku melakukan perjalanan?” tanya Umar bin Khattab pada Anas yang sedang berdzikir.
Ternyata Anas diam tidak menjawab pertanyaan Umar bin Khattab. Sehingga Umar bin Khattab bergegas meninggalkan Anas karena mengira tidak mau menemaninya.

DIKEPUNG PERAMPOK
Jauh sudah perjalanan Umar bin Khattab dalam melakukan perjalanan, tapi tanpa disadari Umar bin Khattab, Anas sudah berada dibelakangnya. Anas yang sudah ketinggalan jauh tiba-tiba berada didekat Umar bin Khattab.

Umar bin Khattab yang baru menyadari itu langsung tercengang karena kaget. “Sejak kapan kau berada dibelakangku?” tanya Umar bin Khattab pada Anas
“Aku mulai berangkat menyusulmu seusai sholat ashar dan aku melihat bayanganmu, akhirnya aku ada dibelakangmu “ jawab Anas dengan lugunya.

Betapa Umar bin Khattab makin terkejut, karena ia berangkat sudah sehari sebelumnya, tepatnya seusai sholat malam ia baru memulai perjalanan. Ia yakin perjalanan yang ia tempuh sudah sangat jauh. Tapi Anas yang baru saja berangkat langsung bisa menyusulnya. Walaupun Umar bin Khattab terkagum-kagum menyadari keajaiban itu, Umar bin Khattab hanya hanya diam dan tersenyum sendiri.

Pada perjalanan malam, sampailah mereka ditempat yang sangat sepi dan gelap. Mereka memutuskan untuk beristirahat. Tidak lama beristirahat, tiba-tiba ada lima perampok. Anas yang tidak memiliki keahlian apapun sangat kebingungan, karena tidak tahu harus melakukan apa untuk menyelamatkan Umar bin Khattab. Akhirnya Anas mengajak Umar bin Khattab untuk menaiki kuda dan mengendalikan kudanya sekencang-kencangnya. Namun, perampok itu juga menaiki kudanya dan lebih kencang dari mereka berdua. Perampok itu terus mengejar Umar bin Khattab dan Anas.

Sampai akhirnya perampok itu berhasil menyusul Anas dan Umar bin Khattab. Perampok itu mengeluarkan pisau untuk menodong. Anas yang kala itu berdo’a terus agar bisa melakukan sesuatu untuk menyelamatkan Umar bin Khattab, secara tiba-tiba kuda perampok itu langsung berhenti dan tidak mau digerakkan. Ternyata do’a Anas adalah, “Ya Allah, aku mohon hentikan kuda perampok itu”.

BERKUDA DI LAUT
Anas dan Umar bin Khattab terus menunggangi kuda dengan sangat kencang dan mereka tidak memperhatikan jalan yang mereka lewati, sampai akhirnya mereka tersesat disuatu tempat yang sudah tidak ada jalan dan didepannya hanya ada laut. Belum sempat Umar bin Khattab menuturkan satu kata pun pada Anas, Anas langsung bertanya, “Kenapa berhenti hai wahai Umar Ibn Khattab?”
“Bagaimana aku bisa menjalankan kuda ini, jika jalan yang harus kita lewati adalah laut” jawab Umar bin Khattab
“Insya Allah kita bisa melewati jalan ini, Bismillah” tutur Anas sembari menjalankan kudanya menyebarangi laut yang berada didepannya.

Umar bin Khattab pun langsung mengikuti Anas dan betapa terkejutnya Umar bin Khattab, karena ia dan Anas benar-benar bisa melewati lautan yang luas itu. Kuda terus berjalan seolah terbang di atas lautan. Setibanya didaratan, Umar bin Khattab meminta Anas untuk beristirahat.
“Baiklah Umar, kita istirahat disini, aku juga sangat lelah” jawab Anas

Sewaktu Anas pergi untuk mencari buah-buahan, Umar bin Khattab terkejut setelah menyentuh kaki kudanya yang tetap kering meski melewati lautan, “Sungguh keajaiban” tutur Umar bin Khattab dalam hati. (Kisah Hikmah, 2011)
Anas dan Umar bin Khattab terus menunggangi kuda dengan sangat kencang dan mereka tidak memperhatikan jalan yang mereka lewati, sampai akhirnya mereka tersesat disuatu tempat yang sudah tidak ada jalan dan didepannya hanya ada laut. Belum sempat Umar bin Khattab menuturkan satu kata pun pada Anas, Anas langsung bertanya, “Kenapa berhenti hai wahai Umar Ibn Khattab?”
“Bagaimana aku bisa menjalankan kuda ini, jika jalan yang harus kita lewati adalah laut” jawab Umar bin Khattab
“Insya Allah kita bisa melewati jalan ini, Bismillah” tutur Anas sembari menjalankan kudanya menyebarangi laut yang berada didepannya.

Umar bin Khattab pun langsung mengikuti Anas dan betapa terkejutnya Umar bin Khattab, karena ia dan Anas benar-benar bisa melewati lautan yang luas itu. Kuda terus berjalan seolah terbang di atas lautan. Setibanya didaratan, Umar bin Khattab meminta Anas untuk beristirahat.
“Baiklah Umar, kita istirahat disini, aku juga sangat lelah” jawab Anas

Sewaktu Anas pergi untuk mencari buah-buahan, Umar bin Khattab terkejut setelah menyentuh kaki kudanya yang tetap kering meski melewati lautan, “Sungguh keajaiban” tutur Umar bin Khattab dalam hati. (Kisah Hikmah, 2011)

*Kisah Karomah Utsman bin ‘Affan R.a*

Dalam kitab Al-Thabaqat, Taj al-Subki menceritakan bahwa ada seorang laki-laki bertamu kepada Utsman. Laki-laki tersebut baru saja bertemu dengan seorang perempuan di tengah jalan, lalu ia menghayalkannya.

Utsman berkata kepada laki-laki itu, “Aku melihat ada bekas zinah di matamu.”

Laki-laki itu bertanya, “Apakah wahyu masih diturunkan setelah Rasulullah Saw wafat?”

Utsman menjawab, “Tidak, ini adalah firasat seorang mukmin.”

Utsman bin Affan R.a. mengatakan hal tersebut untuk mendidik dan menegur laki-laki itu agar tidak mengulangi apa yang telah dilakukannya.Selanjutnya Taj al-Subki menjelaskan bahwa bila seseorang hatinya jernih, maka ia akan melihat dengan nur Allah, sehingga ia bisa mengetahui apakah yang dilihatnya itu kotor atau bersih.

Maqam orang-orang seperti itu berbeda-beda. Ada yang mengetahui bahwa yang dilihatnya itu kotor tetapi ia tidak mengetahui sebabnya. Ada yang maqamnya lebih tinggi karena mengetahui sebab kotornya, seperti Utsman R .a. Ketika ada seorang laki-laki datang kepadanya, `Utsman dapat melihat bahwa hati orang itu kotor dan mengetahui sebabnya yakni karena menghayalkan seorang perempuan.

Ibnu Umar bin Khattab R.a menceritakan bahwa Jahjah al- Ghifari mendekati Utsman bin Affan R.a. yang sedang berada di atas mimbar. Jahjah merebut tongkat Utsman, lalu mematahkannya. Belum lewat setahun, Allah Swt menimpakan penyakit yang menggerogoti tangan Jahjah, hingga merenggut kematiannya. (Riwayat Al-Barudi dan Ibnu Sakan)

Kisah Karomah Ali bin Abi Thalib R.a : Menyembuhkan Orang Lumpuh

Kisah Ali bin Abi Tholib R.a ini terdapat dalam kitab Al-Tabaqat, Taj al-Subki meriwayatkan bahwa pada suatu malam, Ali bin Abi Tholib R.a dan kedua anaknya, Hasan R.a dan Husein R.a mendengar seseorang bersyair :

“Hai Dzat yang mengabulkan do’a orang yang terhimpit kedzaliman

Wahai Dzat yang menghilangkan penderitaan, bencana, dan sakit

Utusan-Mu tertidur di rumah Rasulullah sedang orang-orang kafir mengepungnya

Dan Engkau Yang Maha Hidup lagi Maha Tegak tidak pernah tidur

Dengan kemurahan-Mu, ampunilah dosa- dosaku

Wahai Dzat tempat berharap makhluk di Masjidil Haram

Kalau ampunan-Mu tidak bisa diharapkan oleh orang yang bersalah

Siapa yang akan meng-anugerahi nikmat kepada orang-orang yang durhaka.”

Ali bin Abi Thalib R.a lalu menyuruh orang mencari si pelantun syair itu. Pelantun syair itu datang menghadap Ali bin Abi Thalib seraya berkata, “Aku, yaa Amirul mukminin!”
Laki- laki itu menghadap sambil menyeret sebelah kanan tubuhnya, lalu berhenti di hadapan Ali bin Abi Thalib R.a.

Ali bin Abi Thalib R.a bertanya, “Aku telah mendengar syairmu, apa yang menimpamu?”

Laki-laki itu menjawab, “Dulu aku sibuk memainkan alat musik dan melakukan kemaksiatan, padahal ayahku sudah menasihatiku bahwa Allah memiliki kekuasaan dan siksaan yang pasti akan menimpa orang-orang dzalim. Karena ayah terus-menerus menasihati, aku memukulnya. Karenanya, ayahku bersumpah akan mendo’akan keburukan untukku, lalu ia pergi ke Mekkah untuk memohon pertolongan Allah. Ia berdo’a, belum selesai ia berdo’a, tubuh sebelah kananku tiba-tiba lumpuh. Aku menyesal atas semua yang telah aku lakukan, maka aku meminta belas kasihan dan ridha ayahku sampal la berjanji akan mendo’akan kebaikan untukku jika Ali mau berdo’a untukku. Aku mengendarai untanya, unta betina itu melaju sangat kencang sampai terlempar di antara dua batu besar, lalu mati di sana.”

Ali bin Abi Tholib R.a lalu berkata, “Allah akan meridhaimu, kalau ayahmu meridhaimu.”
Laki-laki itu menjawab, “Demi Allah, demikianlah yang terjadi.”
Kemudian Ali berdiri, shalat beberapa rakaat, dan berdo’a kepada Allah dengan pelan, kemudian berkata, “Hai orang yang diberkahi, bangkitlah!”
Laki-laki itu berdiri, berjalan, dan kembali sehat seperti sedia kala.
”Jika engkau tidak bersumpah bahwa ayahmu akan meridhaimu, maka aku tidak akan mendo’akan kebaikan untukmu.” `Kata Ali bin Abi Tholib

TAUBAT NASUHA YUUK.. ( PEMBUKA SEGALA YANG TERKUNCI )

Tujuan : Pengakuan dosa kita kepada Allah
Manfaat : Pembuka pintu rejeki, pekerjaan, jodoh, dapet keturunan, usaha, ketenangan batin, jauh dari bala, semuanya say....yg kekunci kebuka!!!...
Selain pengakuan dosa kepada Allah, taubat ini juga me"RESET" keadaan kita kembali ke kondisi
fitrahnya manusia kembali ke NOL..layaknya seorang bayi yg baru lahir...coba bayangin ...bayi
ketika nangis entah lapar atau haus...pasti di kasih susu atau makanan dengan segera...begitu juga dgn diri kita sehabis melakukan taubat nasuha insya Allah doa kita cepet di kabulkan karena "hijab" yg menghalangi doa kita sudah diangkat....tetapi ingat..Allah juga akan selalu menguji dan memberikan yg terbaik kepada hamba-Nya...jadi tetap berbaik sangka saja kepada Allah...
script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"> Kita cuma di suruh ngaku aja kok....ini loh aku ya Allah yg banyak dosa...
dan pengakuanya cuma kita sama Allah aja...bukan didepan umum!!!
gimana ga sayang allah sama kita !!...kita punya aib di tutupi-Nya..cuma di tampakan pada kehidupan kita yg selalu nge-blangsak!..tapi emang dasar manusia pendosa itu hatinya di kunci...ya sudah makin jauh dia dari hidayah-Nya...udah di dunia sengsara ditambah susah, apalagi di akhirat?...
melaui trit ini ane cuma mengajak ..dan menghimbau...
ane cuma takut ketika di tanya sama Allah di akhirat : " ente punya ilmu komputer.( sering online ) .apa yg sudah ente berikan ( amalin ) untuk agama dan orang lain? "
nah loe....!!..sampaikan ilmu itu walau 1 ayat saja..
manusia = selalu lupa..dan selalu berbuat dosa...
ada dosa yang kecil, sedang hingga besar...dan syirik ( dosa yang tiada ampun )....dalam kehidupan kita di dunia ini, selalu di jejali segala bentuk masalah.
ada yang di uji dengan nikmat enak dan ada yang di uji dengan nikmat tidak enak seperti : sakit parah hampir semua penyakit bersumber dari hati,seperti : jantung, stroke, asem urat, diabetes, kanker dll....miskin..apess terus..sial terus ..jomlo terus, mau nikah gagal terus, ga dapet kerja..usaha bangkrut terus...kena santet..rejeki seret..bisnis gagal..kebakaran, tabrakan, ditipu orang..dirampok, di khianati..dll
tapi ingat bro n sis...kita lihat dulu apakah itu ujian atau azab dari Allah swt ?....byk yang terjebak untuk point disini...mereka hanya tau ahh itukan ujian...padahal kalo kita bercermin pada diri sendiri...selalu berbuat maksiat...
ada 10 daftar dosa besar yang membuat terkunci hingga Allah murka kepada kita...
diantara 10 dosa besar itu :
1. Syirik ( yang pernah kedukun )...ngaku aja say
2. Meninggalkan Shalat....katanya gak gaul kalo sholat...cape2xin...coba di
pikir2...udah lengkap belum yg 5 waktu?
3. Durhaka - kepada 2 ortu kita..--> harus minta maaf langsung!!!...
4. Zina - yg sering neh ...zina mata ( suka liat gambar,video porno atau semi porno , nah yg buat pacaran ati2x...berzinah seperti layaknya suami istri ( dianggap hal biasa ) ciuman ( kissing ), petting oral...dll dan suka main psk or selingkuh!
5. Rizqy Haram --- asal caplok aja dan masuk perut...
6. Mabok / Judi -- tau sendiri dah gan...
7. Memutus Silaturrahim -- ga mau bertemen or saudara.
8. Bohong (nuduh zina, saksi palsu, bohong) - ayo ngaku?
9. Kikir / pelit ---jarang beramal khususnya abis gajian, atau dapet proyek..jgn lgsung dimakan gan...ada hak org lain di dalamnya...sumbangin dulu 2,5% baru digunakan.
10. Ghibah / Gosip -- ini yang susah ngilangin buat kaum hawa...maaf ya...
akibat dari salah satu dosa besar itu...kita ngeblangsak....itu baru di dunia...belum di
akhirat!!!....sebenarnya Allah itu sayang sama kita!khususnya didunia ini bagi yg masih hidup ya ..cuma emang dasar hati kita itu sudah mati, ga bisa baca keadaan diri kita kenapa ya
saya selalu begini atau begitu...itu sebenarnya teguran dari allah seperti sakit atau musibah lainn, coba kalau Allah kasih teguran yg lebih hebat lagi setiap manusia punya dosa timbul bisul besar di
tubuhnya..bisa di bayangkan seperti apa bentuk manusia yg punya dosa besar?... tapi manusia
kebanyakan sombong, dia malah cari jalan lain atau solusi lain..kata Allah ya silahkan saja! la wong langit dan bumi ini milik saya! mau kemana kalian ?..karena akar masalahnya itu ada di diri kita sendiri....ada hukum sebab akibatnya ( sunatullah itu berlaku )....nauzubillah min zalik!!!..
gimana cara ngebuka kuncian nya??...
Dengan taubat !!!...
simple ....sebenernya hidup itu simple...kita cuma di suruh ibadah aja sama allah...ya ibadah aja ..kek sholat...beramal...dll...biar allah yg cukupi kebutuhan kita2x...
“Tidak Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan hanya untuk beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz –Dzariyat: 56 )
masih ga percaya?...buktiin aja...jgn setengah2x ya!!!....harus 100%...
caranya taubat :
1. mandi taubat = tujuannya pensucian jasmani dan ruhani..utk memulai kehidupan baru yg bersih...
niatnnya : aku niat mandi taubat karena Allah ta'ala...( dalam hati - karena di kamar mandi ).
lalu guyur dan basahi rambut, dan badan seperti biasa..dan bersihkan badan....
2. ambil wudhu
3. Sholat Sunah Taubat.
Niat Shalat Taubat :
Niat shalat taubat adalah sebagai berikut:
Artinya: Saya niat shalat sunnah taubat dua rokaat karena Allah. ( usholi sunatan taubati rok' ataini lillahi ta'ala...)
Bacaan Shalat Taubat
Rakaat pertama: Membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Kafirun
Rakaat kedua: membaca Al-Fatihah dan Surat Al-Ikhlas.
atau yang mudah di baca dari ayat alquran.
Doa Dan Bacaan Setelah Shalat Taubat
Setelah salam, lalu membaca istighfar 100 kali
( astagfirullah al azim ) - inget dosa yg kita
perbuat ..hayati ....lalu min jami'il ma'ashi waz zunub taubatan nasuha wala haula walaquwata illa billah hil aliyil azim.
boleh di tambah puji -pujian tasbih ( subhanallah 33x ) tahmid ( alhamdulillah 33x ) dan takbir ( Allahu akbar 33x ), lalu laa ilaha ilallah 33x atau 100x.
baca sholawat nabi " allahuma sholi ala sayidina muhammad wa ala ali sayidina muhammad 11 x (
terserah aja )..
kemudian silahkan berdoa pakai bahasa indonesia juga ga apa2x..
silahkan berdoa mohon ampun dan menyesali perbuatan dosa dari hati yg paling dalam...setelah itu
bebas gan...minta apa aja. berjanji tidak akan mengulangi lagi...meski namanya manusia sering
lupa...tapi ga usah takut ..yg penting ada niat taubat dan memperbaiki diri kearah
positif...lambat laun akan sempurna...butuh proses semua itu..
4. jgn lupa jaga sholat 5 waktunya ..dan baca istigfar sehabis sholat kalau mampu 100x atau
semampunya...dan byk2x beramal...kecil ga apa2x yang penting istiqomah ..bukan besar atau kecil nilainya.

KENAPA BANYAK LAKI-LAKI TERLIHAT CEPAT TUA*? TAPI ADA JUGA YG NAMPAK LEBIH MUDA DARI UMUR SESUNGGUHNYA?!

*KENAPA BANYAK LAKI-LAKI TERLIHAT CEPAT TUA*?
TAPI ADA JUGA YG NAMPAK LEBIH MUDA DARI UMUR SESUNGGUHNYA?!
Mau tahu rahasianya..?
Alkisah, Imam Syafi'i itu generasi tabi'it tabi'in atau generasi kedua sesudah generasi sahabat Rasulullah SAW.
Imam Syafi'i dikenal ulama mujtahid fiqh. Saat ijtihad beliau kesulitan untuk menentukan ukuran 1 sho' = 4 mud, karena saat itu ukuran 1 mud sama dengan 1 cakupan kedua telapak tangan. Ini dirasa tidak adil karena cakupan tangan orang yang besar ukuran mud menjadi banyak, sedangkan orang yang cakupan tangannya kecil maka ukuran mud menjadi sedikit.
Kemudian Imam Syafi'i berinisiasi pergi ke kota Madinah untuk bertemu dengan orang yang paling tua, barangkali orang yang paling tua itu menangi (semasa hidupnya) dengan Rasulullah SAW, beliaupun menemukan orang yang dikehendaki. Kemudian Imam Syafi'i bertanya, "Bapak berumur berapa tahun?
Si tua itu menjawab, "umurku 75 tahun."
Imam Syafi'i melanjutkan pertanyaannya, "Apakah bapak pernah bertemu dg Rasulullah?" Bapak tua itu menjawab,
"Ooo... tidak, coba kamu menemui bapakku saja!"
Imam Syafi'i pun menemui bapaknya si tua itu kmdian bertanya,
"Umur Bapak berapa tahun? Bapaknya si tua itu menjawab,
"Umurku 100 tahun."
Lalu Imam Syafi'i bertanya lagi,
"Apakah Bapak pernah bertemu Rasulullah?" Bapaknya si tua itu menjawab,
"Ooo... tidak, coba kamu bertanya pada bapakku saja!"
Lalu Imam Syafi'i pun menjumpai si kakek tua itu dan beliau bertanya,
"Umur kakek berapa tahun?"
Si kakek tua itu menjawab, "Umurku 125 tahun." Imam Syafi'i terus bertanya, "Apakah kakek menangi (semasa hidupnya) dengan Rasulullah?"
Kakek tua itu menjawab, "Iya, aku menangi Rasulullah SAW."
Singkat cerita, akhirnya Imam Syafi'i bisa mendapatkan ukuran 1 mud sesuai ukuran Rasulullah lewat penjelasan si kakek tua itu sebagaimana yang kita pahami sekarang ini.
Dari pengembaraan menemui 3 orang tua itu (anak, bapak dan kakek) itu ada sesuatu yang mengagumkan, akhirnya Imam Syafi'i memberanikan diri bertanya pada si kakek tua itu, "Maaf kek, *kenapa kakek tampak lebih muda dan gesit dari putra kakek*, dan *kenapa putra kakek malah kelihatan lebih muda dan gesit dari cucu kakek*?"
Kakek tua itu dengan tersenyum menjawab, "Cucuku itu terlalu sering dimarahi oleh istrinya, anakku terkadang dimarahi istrinya, sedangkan aku tidak pernah dimarahi oleh istriku."
Ternyata, istri yang galak bisa mempercepat penuaan suami, atau bahkan bisa mempercepat kematian suami. Sebaliknya istri yang lembut itu bisa membuat awet muda dan memperpanjang usia suami?
*WAHAI PARA ISTRI, JANGAN GALAK GALAK KEPADA SUAMI...!!!*
*[Pergi di cari pulang di marahi]* ☺

13 August 2017

Sejarah Awal Peci

Peci sendiri berasal dari Turki, di Turki topi Fez ini juga dikenal dengan nama ‘fezzi’ atau ‘phecy’ atau kalau lidah orang Indonesia menyebutnya dengan Peci. Jika dirunut ke belakang, topi Fez ini berasal dari budaya Yunani Kuno dan diteruskan oleh budaya Yunani Byzantium.
Ketika Turki Ottoman mengalahkan Yunani Byzantium (Anatolia) maka Turki Ottoman mengadopsi budaya penggunaan topi fez ini terutama ketika pemerintahan Sultan Mahmud Khan II (1808-1839). Peci yang dibawa dari Turki membawa pengaruh budaya yang besar apalagi di Asia Tenggara sendiri, beberapa negara juga mengenal peci seperti Malaysia, Singapura dan Brunei.
Di Thailand peci disebut songkok. Lain halnya dengan di Mesir, Peci disebut tarboosh dan di Asia Selatan (India dan sekitarnya) disebut Romap Cap/Rumi Cap yang artinya Topi Romawi. Namun, ada yang mengatakan bahwa Peci hasil modifikasi dari sorban Arab dengan blangkon dari Jawa. Peci sendiri mulai menyebar di rumpun Melayu pada abad ke-13, seiring dengan perkembangan Islam di Nusantara. script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Peci atau kopiah barangkali agak dekat dengan kepi dalam bahasa Perancis. Bentuk kepi yang biasa dipakai militer Perancis agak mirip dengan kopiah yang kita kenal di Indonesia. Bedanya lebih bulat dan ada semacam kanopi di bagian depannya yang mirip topi. Sementara, istilah songkok, mengacu dari bahasa melayu dan Bugis. Di beberapa daerah di Indonesia dengan pengaruh Melayu dan Bugis, menyebut peci sebagai Songkok. Demikian pula di Malaysia dan Brunei. Menurut Rozan Yunos, dalam artikelnya The Origin of the Songkok or Kopiah di The Brunei Times (23/09/2007), peci diperkenalkan oleh pedagang-pedagang Arab yang menyebarkan agama Islam.

Rozan juga menyebut beberapa ahli berpendapat di Kepulauan Malaya peci atau kopiah ini sudah dipakai pada abad XIII. Setelah dipopulerkan para pedagang Arab itu, baru orang Malaysia, Indonesia dan Brunei mengikutinya. Sebelum ada peci, laki-laki di Indonesia terbiasa menutup kepala dengan ikat kepala. Tanpa tutup kepala, seorang laki-laki dianggap tak jauh beda dengan orang telanjang. Tutup kepala adalah bagian dari kesopanan. Lalu, sejak kapan peci dikenal di Indonesia? Dalam buku “babon” Sejarah Nasional Indonesia Jilid III diterangkan kalau peci sesungguhnya sudah dikenal di daerah Giri pada abad ke-15.

 Konon, pada 1486 sampai 1500 Raja Ternate, Zainal Abidin, berguru ilmu agama ke Giri, yang saat itu merupakan salah satu pusat penyebaran agama Islam di Jawa. Sekembalinya ke Ternate, Zainal Abidin membawa peci sebagai kenang-kenangan. Masyarakat Bone, Sulawesi Selatan juga sudah mengenal penutup kepala semacam peci sejak lama. Mereka mengenalnya dengan sebutan recca. Recca digunakan oleh pasukan Kerajaan Bone saat mereka berperang melawan pasukan Tortor pada 1683. Recca yang terbuat dari serat pelepah daun lontar itu digunakan sebagai identitas pasukan kerajaan. Zaman dahulu, ketika Raja Bone dijabat La Pawawoi lalu Andi Mappanyuki, Songkok Recca atau peci Bugis ini hanya dikenakan kain bangsawan. Sebuah foto zaman kolonial, memperlhatkan Raja La Pawawoi tengah mengenakan songkok ketika ditangkap pada 1905. Sementara lukisan diri Andi Mappanyuki pun memperlihatkan sosoknya tengah mengenakan songkok. Namun, dalam perkembangannya songkok tidak hanya digunakan oleh kalangan Raja Bone, tetapi juga rakyat biasa. Peci Bugis saat ini jadi bagian dari pakaian daerah Sulawesi Selatan. script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Peci mulai ramai dipakai di Indonesia setelah kain lebih mudah diperoleh. Pemakainya tak selalu berbaju resmi, ada yang menggunakan peci meski bercelana pendek. Penggunanya pun bukan hanya dari kalangan berada, tetapi juga rakyat jelata. Peci, biasanya terbuat dari kain beludru yang diberi rangka plastik padat agar tegak.

Bukan untuk kaum muslim Di Indonesia peci nyaris identik dengan Islam. Banyak tokoh Islam berfoto dalam keadaan berpeci. Jamaah-jamaah tokoh Islam pun juga pakai peci. Sejak abad XIII peci sudah diperkenalkan kepada orang Islam di Indonesia. Baru pada awal abad XX orang Islam di Indonesia beramai-ramai pakai peci. Dalam perjalanannya, peci dianggap sebagai identitas Islam. Bukan cuma umat muslim saja yang mengenal peci.

Masyarakat Yahudi pun lazim mengenakan peci yang mereka sebut kippah. Penutup kepala ini lebih tipis daripada peci dan biasanya berwarna putih. Kippah dipakai oleh orang-orang Yahudi yang sudah dewasa ketika mereka melaksanakan ritual agama. Peci agak besar seperti fez Turki dipakai juga oleh orang-orang Kristen ortodok di sekitar Timur Tengah. Bahkan jilbab juga dipakai wanita-wanita kristen ortodok. script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Salah satu suku di Nusantara yaitu Betawi yang mana masyarakat Betawi mencakup berbagai suku di Nusantara.

Mereka sengaja didatangkan oleh VOC di fajar kekuasaannya di Nusantara pada abad ke-17. Di Batavia, masyarakat berbagai suku itu dipisahkan sesengit mungkin atas dasar warna kulit (ras), tempat lahir, dan status kerja terhadap VOC. Pemilahan berikutnya mencakup agama dan suku. Banyak sejarawan menduga di sinilah pangkal sentimen berbasis suku, ras, agama, dan golongan sosial. Seiring dengan pertumbuhan penduduk, sekat buatan VOC bobol di sana-sini. Pemeluk Kristen tidak melulu Eropa. Pemeluk Islam tidak melulu Bumiputra. Ada budak yang diseranikan dan dimerdekakan, lantas menjadi kelompok tersendiri yang disebut Mardjikders. Ada juga pendatang Tionghoa yang kimpoi-kimpoi dengan Bumiputra. Silang-genetik disusul silang-budaya. Dari musik sampai pakaian adat Betawi sarat pembauran. Musik khas Betawi banyak dipengaruhi Portugis.

Pakaian penganten Betawi mengambil tradisi Tionghoa. Bahasa yang dipakai masyarakat Betawi banyak menyerap Melayu-Pasar (Melayu Tionghoa). Jadi tak mengherankan bila melihat upacara gereja Kristen di Betawi memakai aksesoris Betawi. Upacara itu cuma kelanjutan tradisi yang pernah dirintis oleh leluhur mereka di awal pembentukan suku Betawi yang kosmopolis.

 Sama halnya dengan peci yang merupakan budaya Nusantara ini masih melekat erat di Betawi seperti contoh di Kampung Sawah, di mana orang-orang berkebudayaan Betawi beragama Kristen hidup, memakai peci bagi kaum laki-laki dan kerudung bagi perempuan adalah hal biasa. Perayaan Natal mereka kadang diisi dengan ondel-ondel juga. Mereka berusaha menunjukan Agama Kristen tidak membunuh budaya lokal. Itulah kenapa mereka masih berpeci juga. Fotografer legendaris asal Yogyakarta di masa Hamengkubuwono VI, Kassian Chepas, 'Sang Pemula' dalam Fotografi Indonesia, juga berpeci dalam sebuah foto dirinya yang dibuat tahun 1905. Kassian Chepas adalah seorang kristen. Nama belakangnya, Chepas, adalah nama baptisnya. Chepas tentu bukan satu-satunya orang Kristen yang pakai peci.

 Bagian dari sejarah Indonesia
Jika kita membuka-buka buku sejarah, pastilah kita melihat beberapa foto pahlawan nasional mengenakan peci. Peci seolah-olah sudah menjadi ciri khas kaum pergerakan nasional kala itu. Lihat saja Ki Hadjar Dewantara, Haji Agoes Salim, atau Soekarno. Seakan-akan peci tak pernah lepas dari kepala mereka. script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Peci yang kita saksikan sampai saat ini menjadi bagian dari kelengkapan pakaian para pemuka masyarakat dan pejabat ternyata tidak muncul begitu saja. Tokoh yang pertama kali mempopulerkan peci adalah Soekarno.


Peci menurutnya merupakan lambang identitas Indonesia. Namun Hendri F. Isnaeni dalam artikelnya berjudul “Nasionalisme Peci” berpendapat bahwa sesungguhnya Soekarno bukan satu-satunya kaum intelektual yang pertama kali mengenakan peci. Fakta sejarah menyebutkan jauh sebelum Indonesia merdeka yaitu pada tahun 1913 digelar rapat Partai Politik SDAP (Sociaal Democratische Arbeiders Partij) di den Haag yang mengundang 3 politisi Hindia-Belanda (yang pada saat itu memang sedang diasingkan ke Negeri Belanda), yaitu Douwes Dekker, Ciptomangunkusumo dan Ki Hajar Dewantara. Menurut Dr. Van der Meulen yaitu Direktur Departemen Pendidikan dan Ibadah pemerintahan Gubernur Jenderal Van Mook tahun 1946, masing-masing perwakilan menunjukkan identitas yang berlainan.

 Ki Hajar Dewantara menggunakan topi fez Turki berwarna merah yang memang pada waktu itu pemakaian topi ini begitu populer di kalangan nasionalis setelah timbulnya gerakan Turki Muda tahun 1908 yang menuntut reformasi kepada Sultan Turki. Sedangkan Cipto Mangunkusumo mengenakan kopiah dari beludru hitam dalam rapat tersebut yang pada akhirnya nanti pemakaian peci hitam sebagai jati diri kaum nasionalis Indonesia yang belakangan dipopulerkan oleh Bung Karno pada akhir tahun 1920-an. Sedangkan Douwes Dekker tidak memakai penutup kepala.

Setelah Indonesia merdeka, Douwes Dekker memakai peci di masa tuanya yaitu ketika beliau jadi menteri. script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
Tokoh pergerakan nasional, Muhammad Husni Thamrin, yang sejak 1927 terpilih sebagai anggota Volksraad (Dewan Rakyat), menghadiri sidang dengan kepala tertutup peci. Kemungkinan, sejak kecil Thamrin sudah berpeci dan masih mempertahankan peci sebagai identitasnya hingga beliau meninggal. Soekarno yang besar dalam budaya Jawa tentu beda dengan Thamrin yang besar dalam budaya Betawi, meski beliau Indo. Sedari kecil, Soekarno terbiasa dengan blangkon atau tutup kepala khas Jawa. Begitu pun Bapak Bangsa sekaligus Bapak kos Soekarno, Hadji Oemar Said Cokroaminoto. Dalam film Guru Bangsa Tjokroaminoto (2015), Cokro sempat mempergunakan blangkon sebagai identitas yang diikuti banyak pengikutnya. Belakangan, baik Cokro maupun Soekarno pun berpeci. Blangkon mereka tinggalkan. Sebagai Ketua umum Sarekat Islam (SI), kebiasaan Cokro tentu diikuti. Awalnya, SI hanya berkembang di Jawa saja. Belakangan, SI berkembang di wilayah di mana blangkon bukan tutup kepala lagi. Apalagi pengurus SI lain yang bernama Agus Salim pun orang Padang. Salim semasa muda juga kebarat-baratan. Belakangan, foto-foto Agus Salim kebanyakan berpeci.

script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js">
 Sikap Bung Karno untuk mengenakan peci itu berpengaruh luas. Pada pertengahan tahun 1932, Partindo melancarkan kampanye yang diilhami gerakan swadesi di India, dengan menyerukan agar rakyat hanya memakai barang-barang bikinan Indonesia. Orang-orang pun mengenakan pakaian dari bahan hasil tenunan tangan sendiri yang disebut lurik, terutama untuk peci yang dikenakan umat muslim di Indonesia. Peci lurik mulai terlihat dipakai terutama dalam rapat-rapat Partindo. Tapi Bung Karno tak pernah memakainya, beliau tetap memakai peci beludru hitam yang bahannya berasal dari pabrik di Italia,” (Molly Bondan dalam Spanning A Revolution).

 Setelah kemerdekaan Indonesia, penjaga kedaulatan NKRI yaitu TNI yg dulunya masih bernama TKR, masih sering memakai peci sebagai penutup kepala karena mereka tak memiliki baret atau helm baja untuk menutup kepala. Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang baru saja terbentuk pada 5 Oktober 1945, tak mampu menyediakan baret dan helm baja. Jika ada yang memakai baret atau helm, itu seringkali hasil rampasan dari tentara musuh. Meskipun tak ada baret, para pahlawan Indonesia tetap terlihat gagah. Panglima Besar, Letnan Jenderal Soedirman pun juga berpeci seperti Soekarno. Dalam acara resmi, Soedirman lebih sering berpeci. Belum ditemukan ada foto Soedirman pakai baret.

islam di amerika

PERINTAH eksekutif Presiden Donald Trump yang antara lain melarang masuknya warga tujuh negara berpenduduk mayoritas umat Islam ke Amerika Serikat, menimbulkan kekhawatiran banyak pihak. Tidak hanya warga AS yang beragama Islam, kebijakan Trump ini juga ditentang banyak pemimpin negara nonmuslim.
Kebijakan kontroversial Trump ini juga memantik keingintahuan dunia script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"> tentang keberadaan kaum muslimin di negara berjuluk Paman Sam tersebut. Situs Bintang.com yang mengutip Buisness Insider memberitakan, Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk ketiga terbesar di Amerika Serikat.
  Pew Research Center juga menyatakan, jumlah muslim di Amerika Serikat mencapai 2,5 juta orang.Bahkan, di antara mereka terdapat banyak warga muslim di sana yang sukses dan namanya dikenal masyarakat dunia.
Sementara situs wikipedia.org mencatat, sejarah Islam di Amerika Serikat bermula sekitar abad ke 16, di mana Estevánico dari Azamor adalah Muslim pertama yang tercatat dalam sejarah Amerika Utara. Walau begitu, kebanyakan para peneliti di dalam mempelajari kedatangan Muslim di AS lebih memfokuskan pada kedatangan para imigran yang datang dari Timur Tengah pada akhir abad ke 19.
Migrasi Muslim ke AS ini berlangsung dalam periode yang berbeda, yang sering disebut “gelombang”, sekalipun para ahli tidak selalu sepakat dengan apa yang menyebabkan gelombang ini.
Populasi Muslim di AS telah meningkat dalam seratus tahun terakhir, di mana sebagain besar pertumbuhan ini didorong oleh adanya imigran. Pada 2005, banyak orang dari negara-negara Islam menjadi penduduk AS - hampir 96.000 - setiap tahun dibanding dua dekade sebelumnya.
script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"> Jumlah, kebangsaan, dan etnis
Sulit menentukan jumlah pasti Muslim di AS. Konstitusi AS memisahkan antara gereja dengan negara yang tercermin dalam undang-undang Amerika, sehingga formulir Biro Sensus AS tidak memuat pertanyaan tentang agama pada orang yang dicatat di dalamnya.
script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"> Dinas imigrasi juga tidak mengumpulkan informasi tentang agama para imigran. Banyak masjid di AS tidak memiliki kebijakan keanggotaan resmi, dan mereka jarang mencatat secara akurat jumlah jamaah yang datang. Hasil akhirnya adalah tidak adanya data yang akurat mengenai jumlah Muslim di AS.
Menurut sumber yang sama, imigran Asia Tengah-bagian Selatan menempati urutan teratas (33%) dalam jumlah besar komunitas Muslim AS, yang kedua adalah keturunan Afro Amerika (30%), Arab (25%), Afrika (3%), lain-lain 5%, serta Eropa dan Asia Tenggara (masing-masing 2%).
Sedangkan menurut Central Intelligence Agency (CIA) Amerika dalam situsnya, jumlah Muslim di AS adalah 1% dari 301.139.947 (perkiraan Juli 2007) penduduk AS, jumlah ini sama dengan jumlah umat Yahudi di AS.(wikipedia/nal)

Minuman Penghuni Neraka



1. Ghasaq
``Di antara minuman neraka adalah Ghasaq, Allah SWT berfirman:``
{لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا (24) إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا } [النبأ: 24، 25]
```Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan Ghasaq. (QS an Naba`: 24-25)```
```Ghasaq juga adalah cairan yang mengalir berasal dari lelehan tubuh mereka. Ada pula yang mengatakan bahwa Ghasaq adalah nanah yang kental lagi busuk baunya.```
```Sahabat Abdullah bin Umar ra mengatakan, “Ghasaq adalah nanah yang sangat kental. Seandainya setetes darinya ditumpahkan di pelosok barat maka penghuni pelosok timur akan merasakan bau yang sangat busuk. Dan seandainya ia ditumpahkan di pelosok timur maka penghuni pelosok barat akan merasakan bau yang sangat busuk.```
2. Muhli
```Allah SWT berfirman:```
وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا [الكهف: 29]
```Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti Muhli yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. (QS al Kahfi: 29)```
```Muhli adalah lelehan perak dan timah, ada pula yang mengatakan ia adalah endapan minyak yang kental, panas lagi sangat hitam. Ketika didekatkan ke wajah maka melelehlah kulit kepalanya. Ada yang mengatakan Muhli adalah lelehan dari permata-permata di dunia. Ibnu Masud pernah pula ditanya mengenai Muhli, kemudian beliau meminta diambilkan emas dan perak. Setelah dilelehkan, beliau berkata, “Ini yang paling mirip dengan Muhli yang menjadi minuman penghuni neraka, warnanya seperti warna langit namun minuman penghuni neraka lebih panas dari ini.```
3. Ghislin
```Di neraka juga terdapat Ghislin:```
*{فَلَيْسَ لَهُ الْيَوْمَ هَاهُنَا حَمِيمٌ (35) وَلَا طَعَامٌ إِلَّا مِنْ غِسْلِينٍ} [الحاقة: 36]*
```Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari Ghislin. (QS al Haqqah: 36)```
```Ghislin adalah cairan tubuh penghuni neraka atau apa yang terbasuh dan mengalir dari kedua tangan mereka daripada nanah dan lelehan tubuhnya. Ada pula yang mengatakan bahwa ia adalah nama pohon yang dimakan penghuni neraka dan adalah seburuk-buruknya makanan.```
```Di neraka terdapat pula Dhori`:```
*{تُسْقَى مِنْ عَيْنٍ آنِيَةٍ (5) لَيْسَ لَهُمْ طَعَامٌ إِلَّا مِنْ ضَرِيعٍ } [الغاشية: 5، 6]*
```Diberi minum (dengan air) dari sumber yang sangat panas.
Mereka tiada memperoleh makanan selain dari Dhori`. (QS al Ghasyiyah: 5-6)```
```Di dunia, Dhori` adalah tumbuhan yang tumbuh di musim semi, jika datang musim panas ia akan kering. Ketika berdaun namanya adalah Syibriq, setelah daunnya berguguran dinamakan Dhori`. Biasanya unta makan ketika ia hijau jika telah kering maka tidak ada unta yang memakannya. Ada yang mengatakan Dhori` adalah duri, ada yang mengatakan ia adalah batu, ada yang menyamakan Dhori` dengan Zaqum dan ada pula yang menyebutnya sebagai nama lembah di Jahanam. Wallahu a`lam```
Semoga bermanfaat

KEWAJIBAN IBU TIRI TERHADAP ANAK DAN KELUARGANYA

Assalamualaikum 
*Kewajiban Ibu Tiri terhadap Anak dan Keluarganya*
Seorang ibu tiri yang berstatus seorang istri dari suami yang telah memiliki anak tentunya berkewajiban pula untuk berperan sebagai ibu bagi anak-anaknya. Walaupun ibu tiri bukanlah ibu kandung, perbedaannya pada sisi mengandung, melahirkan, dan menyusui, maka itu ia tetap berperan dan berkewajiban untuk menjalankan tugas dan fungsi orang tua sampai kapanpun itu.
Orang tua sebagaimanapun kesibukan dan status nya, ia tetap berkewajiban untuk mendidik anak-anaknya. Memberikan pengarahan yang benar, memberikan pengetahuan, membentuk moral dan karakter pada anak-anaknya. Jika anak-anaknya sudah dewasa ia pun tetap bertugas untuk menjaga anak-anaknya dari pandangan yang salah.
*Maka, tugas dari seorang ibu tiri adalah :*
١. Memberikan pendidikan pada anak
٢. Menjaga, melindungi, dan memberikan kasih sayang seorang ibu
٣. Memperlakukan anak lemah lembut, tidak emosi, dan menganggap anak bukan bagian dari kewajibanya, karena sifat marah dalam islam bukanlah hal baik terutama untuk anak.
٤. Menjaga nama baik keluarga-nya dan tidak berbuat yang dapat merusak keutuhan rumah tangga
٥. Mengasuh, menjaga anak anak sebagaimana ia terhadap suaminya dengan cinta yang utuh

*Kewajiban Anak terhadap Ibu Tiri*
“Dan Rabb-mu telah memerintahkan agar kamu jangan beribadah melainkan hanya kepada-Nya dan hendaklah berbuat baik kepada ibu-bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik. Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, ‘Ya Rabb-ku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil”(QS Al-Isra : 23-24)
Sebagaimana disampaikan di Al Quran maka anak tiri terhadap ibu tiri memiliki kewajiban yang sebagaimana terhadap ibu kandungnya

11 August 2017

jin wanita yang suka datang kerumah diwaktu magrib


Bukan tetamu , tapi inilah wanita yang suka datang ke rumah kita pada waktu Maghrib .
Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib ? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna jingga atau merah menyala , pada waktu itulah , seluruh umat Islam diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela sambil mengucapkan bismillah agar wanita ini tidak datang ke rumah kita .
Siapakah wanita itu , apa yang dia lakukan di dalam rumah kita ? Ketahui bahawa dia bukanlah wanita baik , namun mampu membahayakan anak dan wanita yang sedang hamil .
Mungkin ada yang pernah dengar nama (Ummu Sibyan) atau pun tidak sebelum ini , (Ummu Sibyan) ini adalah jin dari kaum perempuan yang suka mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil , sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak di ikuti oleh jin ini .
Apa Kerja Jin Ummu Sibyan ?
Kerja dia tak lain tak bukan adalah mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil ,
jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata 1 yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak , Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan .
Seperti yang di ceritakan dalam kisah jin Ummu Sibyan dengan Nabi Sulaiman , jin ini mampu masuk ke dalam rahim orang perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum wanita itu tidak mengandung .
Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut orang perempuan yang hamil , di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendangnya , maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua .
Sungguh mengerikan bukan ? Bagaimana tandanya jika seorang bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan , diantaranya adalah ;
1. Bayi menangis melalak (matanya terbeliak memandang keatas/sudut tertentu)
2. Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
3. Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
4. Demam panas hanya setelah Asar sampai sebelum Subuh .
Akibat gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini ;
1. Sawan tangis
2. Autisme (over hiperaktif)
3. Nakal dan keras kepala
4. Malas
Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan ;
1) Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar , yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
2) Kusut fikiran
3) Sakit di bahagian tulang-tulang belakang
4) Mengigau ketika tidur
5) Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan
Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan ;
1) Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
2) Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)
Cara mengatasi gangguan pada bayi/anak ;
1) Meniarapkan bayi/anak jangan matanya melihat ke arah itu , baca ayat Qursi dan Surah 3 Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis 2) Halau dengan bahasa sendiri seperti "wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku"
InsyaAllah dengan izin Allah ,
Ummu Sibyan akan pergi ...